RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

NAMA SEKOLAH               : SMAN 1 SEJANGKUNG

MATA PELAJARAN          : KIMIA

SUB POKOK BAHASAN    : LARUTAN ELEKTROLIT & NON ELEKTROLIT

KELAS/SEMESTER           : X/2

ALOKASI WAKTU             :1 X 25 MENIT

 

Standar Kompetensi : Memahami sifat-sifat  larutan elektrolit dan non-elektrolit.

Kompetensi Dasr      : Menyelidiki daya hantar listrik berbagai larutan untuk membedakan larutan elektrolit dan non-elektrolit.

Indikator                   :1. Mengelompokkan larutan ke dalam larutan non elektrolit dan elektrolit  berdasarkan sifat hantaran listriknya.

                                2. Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik

I.Tujuan Pembelajaran

    Setelah selesai kegiatan pembelajaran siswa dapat:

  • Mengidentifikasi sifat larutan elektrolit dan non-elektrolit.
  • Dapat membedakan larutan elektrolit lemah dan larutan elektrolit kuat.
  • Memahami sifat-sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit.

 

II.Materi Ajar

  1. Pengertian Larutan

Larutan disebut juga campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih dimana maing-masing komponennya tidak dapat dibedakan secara fisik. Larutan tersusun atas zat terlarut dan pelarut.

  1. Perbedaan Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listriknya

Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan dibedakan menjadi larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit. Sedangkan larutan elektrolit dikelompokkan menjadi elektrolit kuat dan elektrolit lemah.

 

Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit merupakan larutan yang dapat menghantarkan listrik. Dimana zat elektrolit di dalam air akan terionisasi menjadi ion-ionnya. Ion-ion tersebut yang dapat menghantarkan listrik. Larutan elektrolit dibagi menjadi 2, yaitu elektrolit kuat dan elektrolit lemah.

 

Elektrolit kuat

Larutan elektrolit kuat merupakan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Hal ini disebabkan karena zat terlarut terurai sempurna menjadi ion-ion,maka harga derajat ionisasi(α)=1 sehingga dalam larutan mengandung banyak ion. Bila diuji denagn lampu maka lampu akan menyala terang dan banyak gelembung gas.

Contoh larutan elektrolit kuat adalah

Asam kuat:HCl,H₂SO₄,HNO₃ dan HClO₄

Basa kuat:NaOH,KOH,dan Ca(OH)₂

Garam     :NaCl,K₂SO₄,dan CaCl₂

 

Elektrolit lemah

Larutan elektrolit lemah merupakan larutan yang dapat menghantarkan listrik dengan lemah dengan harga derajat ionisasi sebesar 0< α > 1. Hal ini disebabkan karena zat terlarut terurai sebagian menjadi ion-ion, sehingga dalam larutan mengandung sedikit ion. Bila diuji dengan lampu maka lampu akan menyala redup dan gelembung gas sedikit.

Contoh larutan elektrolit lemah adalah

Asam lemah:CH₃COOH,H₂SO₃,dan H₃PO₄

Basa lemah :NH₄OH,Al(OH)₃ dan Fe(OH)₂

 

  1. Larutan Non elektrolit

Larutan non elektrolit merupakan larutan yang dibentuk dari zat nonelektrolit. Dimana zat non elektrolit merupakan zat yang di dalam air tidak terurai dalam bentuk ion-ionnya (tidak terionisasi), tetapi terurai dalam bentuk molekul. Pembuktian sifat larutan non elektrolit ini yang tidak dapat menghantarkan listrik,dengan ciri-ciri lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung gas.

Contoh larutan non elektrolit adalah larutan sukrosa,urea,glukosa,alcohol dan lain-lain.

 

  1. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kekuatan Elektrolit

Jenis Larutan Elektrolit

Larutan elektrolit kuat yang memiliki konsentrasi yang sama atau hampir sama dengan larutan non elektrolit, akan memiliki kekuatan elektrolit jauh lebih besar.

Konsentrasi

Konsentrasi menyatakan jumlah zat terlarut dalam pelarut. Maka semakin besar konsentrasinya maka semakin besar kekuatannya. Hal ini disebabkan zat terlarut akan mengalami ionisasi membentuk ion, sehingga konsentrasi besar berarti jumlah ion dalam larutan tersebut akan banyak pula.

Jumlah Ion yang Terbentuk per Molekul

Semakin banyak jumlah ion dalam larutan maka kakuatan elektrolitnya pun akan semakin besar. perhatikan reaksi ionisasi yang terjadi pada CaCl2 dengan KCl

CaCl2 → Ca+ + 2Cl

KCl → K+ + Cl

Dalam satu molekul CaCl2 menghasilkan 3 ion sedangn dalam satu molekul KCl menghasilkan 2 ion saja. CaCl2 dan KCl merupakan elektrolit kuat akan tetapi kekuatan elektrolit CaCl2 lebih besar dibandingkan KCl ditinjau dari jumlah ion per molekulnya.

III.Metode Pembelajaran

  1. Ceramah
  2. Pendekatan Deduktif
  3. Tanya jawab
  4. Penugasan

IV.Langkah-Langkah Pembelajaran

No

Kegiatan

Waktu

Metode

1.

Pendahuluan   :

a. 1.  Guru menciptakan suasana kelas yang religius dengan menunjuk salah satu siswa memimpin berdoa,dan memeriksa kehadiran siswa..

b. 2. Guru memberikan apresepsi,yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

c.  3.Guru menumbuhkan rasa ingin tahu dengan menyampaikan  tujuan pembelajaran tentang perbedaan dari larutan elektrolit dan non elektrolit

d.  4.Guru memberi motivasi kepada siswa dengan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan perbedaan dari larutan elektrolit dan non elektrolit

5 ’menit

Ceramah,tanya jawab

2.

Kegiatan inti

Eksplorasi

L 1. Guru menyampaikan cakupan materi secara garis besar tentang perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit

2. Guru menjelaskan secara garis besar tentang jenis-jenis larutan berdasarkan daya hantar listrik.

Elaborasi

1.Siswa mendengarkan penjelasan guru dengan seksama

2.Guru memberikan siswa kesempatan untuk bertanya

3.Guru secara kreatif memberikan catatan-catatan penting mengenai  materi pokok yang harus dikuasai siswa

Konfirmasi.

1..Guru membimbing siswa secara mandiri untuk membuat rangkuman  dari materi yang telah dibahas

2.Guru memberikan umpan balik terhadap materi yang telah diajarkan

15 menit

Ceramah, Diskusi

 

3.

Penutup

a. Guru menyimpulkan materi yang sudah diberikan

b.Menyimpulkan manfaat belajar larutan elektrolit dan non-elektrolit

c.Memberi tugas untuk pertemuan berikutnya (Mempelajari LKS 1.1)

d. Menutup pembelajaran dengan membaca hamdallah.

e..Mengucap salam

5 ‘menit

Ceramah, tanya jawab

V.Alat/Bahan/Sumber

  1. Bahan/Sumber Belajar

Sudarmo, Unggul.2004.Kimia SMA 1 Untuk SMA  Kelas X.Jakarta.Erlangga.

Hal    107-109.

            Utami,budi.dkk.2009.kimia untuk SMA/MA kelas X.CV.Haka Mj.Surakarta.

                            Hal   144-152

2.leptop

       3.infokus

 

VI.Penilaian

  • Tes
  • Soal/instrument

 

SOAL

1.Apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah dan larutan non-elektrolit?

2.Sebutkan contoh larutan elektrolit kuat, elektrilit lemah dan larutan non- elektrolit?

 

Kunci Jawaban

1.Elektrolit kuat adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik dan terionisasi sempurna.Elektrolit lemah adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik dengan lemah terionisasi sebagian.sedangkan larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak bias menghantarkan listrik, zat yang di dalam air tidak terurai dalam bentuk ion-ionnya (tidak terionisasi), tetapi terurai dalam bentuk molekul.

 

2.Contoh elektrolit kuat: H2SO4, HCl, KOH, NaOH, MgCl, dan NaCl

          Contoh elektrolit lemah:  CH3COOH, NH3, AgCl, PbCl2, dan H2O

          Contoh non-elektrolit: larutan sukrosa,urea,glukosa,alcohol

 

 

 

VII.Pedoman Penilaian

 

N0

Aspek Penilaian

Skor

Perolehan

1

Ketepatan mendefinisikan

a.tepat

b.kurang tepat

c.tidak tepat

 

50

25

1

 

2

Ketepatan memberikan contoh

a.tepat

b.kurang tepat

c.tidak tepat

 

25

15

1

 

3

Ketepatan menyebutkan ciri-ciri

a.tepat

b.kurang tepat

c.tidak tepat

 

25

10

1

 

 

Jumlah

 

 

 

 

Perhitungan nilai akhir dalam skala 0-100 adalah sebagai berikut:

  Nilai Akhir=  perolehan skor  x 100

                          Skor maksimum (50)

 

 

 

Mengetahui

Guru Mata Pelajaran kimia

 

 

 

 

MASUDAH,S.Pd

NIM.091710272

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT)

PPL 1

DOSEN : DINI HADIARTI,M.Sc / HAMDIL MUKHLISIN,S.Pd

 

 

 

 

 

 

 

O

L

E

H

 

NAMA            : MASUDAH

NIM                : 091710272

KELAS           : KIMIA VIB

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONYIANAK

2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s